
Blitar, iniblitar.com – (5/09/2024) sebuah peristiwa penting berlangsung di Balai Desa Udanawu. Muh Shohib, Kepala Desa Bakung Kecamatan Udanawu, dengan ramah membuka dan menyambut pertemuan Forum Masyarakat Madani (FMM) Udanawu yang diadakan di bawah pengawasan dan dukungan pihak desa. Suasana pertemuan tampak hidup, penuh dengan semangat kebersamaan dan tekad untuk memperkuat struktur kepengurusan serta merancang perencanaan yang matang untuk masa depan.
Pertemuan ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting dari berbagai kalangan, termasuk Kasi Kesos Kecamatan, Kepala UPT Puskesmas Udanawu, In Suhardi, S.Kep, Ns, serta perwakilan dari berbagai lapisan masyarakat seperti bikor (bidan koordinator), bides SE kecamatan (bidan desa se-kecamatan), ketua TP PKK Kecamatan, hingga kader MKIA (Maternal, Kehamilan, Ibu dan Anak) se-kecamatan. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri pada diskusi yang berlangsung dengan penuh antusiasme dan keterlibatan aktif.
Salah satu agenda utama pertemuan kali ini adalah merumuskan restrukturisasi kepengurusan FMM Udanawu. Selama ini, forum ini telah menjadi penggerak berbagai program sosial dan kesehatan di Udanawu dan sekitarnya. Kini, dengan kepengurusan baru yang dirumuskan secara cermat dan musyawarah, diharapkan keberlanjutan dan efektivitas program semakin meningkat.
Tidak hanya sampai di situ, perencanaan pendampingan untuk tahun 2025 pun dibahas secara rinci. Anggaran dan strategi pendampingan menjadi poin penting yang dikaji, di mana setiap anggota forum memberikan masukan berharga demi tercapainya tujuan bersama. Dengan pendampingan yang terencana dengan baik, upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang kesehatan ibu dan anak, diharapkan akan semakin optimal di masa mendatang.
Dalam sambutannya, Muh Shohib menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan berbagai elemen masyarakat untuk mencapai hasil yang maksimal. “Kita semua adalah bagian dari perubahan ini. Dengan sinergi yang kuat, kita dapat mencapai lebih banyak untuk kebaikan bersama,” tegasnya.
Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga mempertegas komitmen setiap pihak yang hadir untuk bekerja lebih giat dan saling mendukung, termasuk mempersiapkan kader MKIA untuk menjadi bagian dari kader ILP (Integrasi Layanan Terpadu).



Tinggalkan Balasan