Pemkab Blitar mengucapkan Selamat Hari Anak Nasional melalui media sosial resmi dengan pesan inspiratif: “Setiap harimu adalah kesempatan baru untuk bermimpi dan menjadi lebih baik dari kemarin. Teruslah tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan berakhlak mulia. Anak hebat, Indonesia kuat menuju Indonesia Emas 2045.”

______________

Ucapan tersebut diunggah akun Instagram @pemkab_blitar pada Rabu (23/7/2025) pagi dan langsung mendapatkan respons dari warganet. Namun, alih-alih hanya mendapat dukungan, unggahan itu juga dibanjiri kritik terkait dugaan kasus perundungan (bullying) yang terjadi di SMP Negeri 3 Doko, Kabupaten Blitar.

Hari Anak Nasional Diwarnai Bullying

Beberapa komentar netizen menyuarakan keprihatinan terhadap kurangnya penanganan serius dari pihak berwenang. “Hari Anak Nasional tapi korban bully gak direspon dengan tegas. DAMAI bukan jawaban dari masalah ini, Pak. Sampai kapan korban bully dibantu dengan kata DAMAI???” tulis salah satu akun. Komentar serupa bermunculan, meminta agar Pemkab segera menindaklanjuti kejadian tersebut.

“Lihat itu kejadian di SMPN 3 Doko Blitar, anak yang dibully tolong ditindak lanjut!” ujar netizen lainnya. Tagar seperti #stopbullying dan #stopbullyingnow juga ramai disematkan di kolom komentar.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemkab Blitar maupun Dinas Pendidikan terkait perkembangan terbaru dari dugaan kasus bullying tersebut. Warganet berharap, di momen Hari Anak Nasional ini, pemerintah tidak hanya menyampaikan harapan, tetapi juga menunjukkan keberpihakan nyata terhadap perlindungan anak, khususnya dalam menanggapi kasus kekerasan di lingkungan sekolah.