
Blitar, 22 Mei 2024 – Kabupaten Blitar melaksanakan proses wawancara serentak bagi calon anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di seluruh kecamatan sebagai bagian dari tahapan penting persiapan pemilihan umum yang akan datang. Di Kecamatan Nglegok, sebanyak 64 calon anggota PPS dijadwalkan untuk mengikuti wawancara, dengan 62 calon hadir dan 2 calon tidak hadir.
Wawancara dilaksanakan dengan lancar dan teratur. Proses wawancara dilakukan di kantor sekretariat Kelurahan Nglegok oleh Panitia Pemilihan Kecamatan. Pelaksanaan wawancara ini bertujuan untuk menilai kualifikasi dan kompetensi calon anggota PPS dalam menjalankan tugas-tugas pemilu mendatang.
“Dari 64 calon yang terdaftar, 62 hadir tepat waktu dan mengikuti wawancara dengan baik. Sayangnya, dua calon dari Desa Kemloko dan Desa Kedawung tidak hadir tanpa pemberitahuan lebih lanjut,” ujar Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan Nglegok, Bapak Yuli Krisdianto.
Wawancara ini meliputi berbagai aspek penilaian, termasuk pengetahuan tentang proses pemilihan, kemampuan administratif, integritas, dan komitmen terhadap tugas-tugas PPS. Setiap calon diberikan kesempatan untuk menjelaskan motivasi mereka, pengalaman sebelumnya dalam kegiatan pemilu, serta kesiapan mereka dalam menjalankan tanggung jawab sebagai anggota PPS.
“Proses wawancara berjalan dengan sangat baik. Calon-calon yang hadir menunjukkan antusiasme dan kesiapan yang tinggi. Kami optimis dapat memilih anggota PPS yang berkualitas dan berintegritas untuk mendukung suksesnya pemilu mendatang,” tambah Bapak Yuli Krisdianto.

Para calon anggota PPS juga mengungkapkan pengalaman mereka dalam proses wawancara. “Wawancaranya sangat mendetail dan menantang. Saya merasa ini adalah proses yang sangat baik untuk memastikan bahwa yang terpilih nanti adalah yang benar-benar siap menjalankan tugas dengan baik,” kata Fathin Najla, salah satu calon dari Desa Jiwut.
Pelaksanaan wawancara serentak ini diharapkan dapat memastikan bahwa semua kecamatan di Kabupaten Blitar memiliki anggota PPS yang siap dan kompeten untuk mendukung proses pemilihan umum yang jujur, adil, dan transparan.



Tinggalkan Balasan