BLITAR, iNiBlitar.com – PDIP yang selama ini dikenal sebagai kekuatan politik dominan di Kota Blitar harus menghadapi kenyataan pahit dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Pasangan calon (paslon) Syauqul Muhibbin-Elim Tyu Samba berhasil unggul dengan perolehan 53,6% suara, mengalahkan paslon Bambang Rianto-Bayu Setyo Kuncoro yang meraih 46,4%. Hasil ini sungguh mengejutkan karena Kota Blitar selama ini dikenal sebagai “kandang banteng”.

Pantauan dari situs penghitungan suara Pilkada Serentak 2024 menunjukkan pasangan Ibin-Elim unggul di hampir seluruh kecamatan di Kota Blitar. Di Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjen Kidul, misalnya, pasangan Ibin-Elim berhasil memperoleh 258 suara di TPS 01, mengalahkan pasangan Bambang-Bayu yang hanya meraih 163 suara. Hasil serupa juga terlihat di TPS lainnya di Kelurahan tersebut.

Di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, yang merupakan daerah asal calon wakil wali kota Bayu Setyo Kuncoro, pasangan Ibin-Elim juga unggul di beberapa TPS. Di TPS 01, Ibin-Elim meraih 244 suara, mengalahkan Bambang-Bayu yang mendapat 222 suara. Meskipun pada TPS 02 pasangan Bambang-Bayu unggul dengan 308 suara, pasangan Ibin-Elim kembali menang di TPS 11 dengan 246 suara berbanding 211 suara untuk Bambang-Bayu.

Keberhasilan pasangan Ibin-Elim ini disambut meriah oleh para pendukung yang merayakan kemenangan sementara dengan aksi cukur gundul di markas pemenangan mereka di Kelurahan Kepanjen Lor. Syauqul Muhibbin (Ibin) menyatakan rasa syukurnya atas hasil quick count ini, menyebutkan bahwa kemenangan ini adalah hasil dari perjuangan panjang bersama masyarakat Kota Blitar. “Ini bukan perjalanan yang mudah. Kota Blitar memang basis lawan, tapi kami bergerak bersama warga untuk meraih kemenangan,” ujar Ibin kepada wartawan.

Sementara itu, nasib PDIP di Kabupaten Blitar jauh lebih menguntungkan. Paslon Rijanto-Beky Hendriansyah meraih kemenangan telak dengan perolehan 78,56% suara, mengalahkan petahana Rini Syarifah-Abdul Ghoni yang hanya mendapat 21,54%. Keunggulan pasangan Rijanto-Beky sangat jelas terlihat di 1.764 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di seluruh Kabupaten Blitar, dengan 91% TPS melaporkan hasil yang mendukung mereka.

Heri Romadhon, tim pemenangan paslon Rijanto-Beky, menyampaikan bahwa kemenangan ini tidak hanya tercermin dalam persentase suara, tetapi juga dalam kemenangan di 248 desa dan kelurahan di Kabupaten Blitar. “Kepercayaan masyarakat sangat luar biasa. Kami menang hampir di seluruh wilayah Kabupaten Blitar,” ujar Romadhon dilansir dari laman PDI Perjuangan Jawa Timur.

Rijanto, calon Bupati terpilih, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada masyarakat Kabupaten Blitar yang telah memberikan dukungan penuh. “Ini adalah awal baru bagi Kabupaten Blitar. Kami akan bekerja keras untuk mewujudkan janji-janji kami,” kata Rijanto. Ia juga berterima kasih kepada pasangannya, Beky Herdiansah, serta dukungan dari tokoh-tokoh penting seperti Gus Iqdam yang turut berperan besar dalam kemenangan mereka.

Beky Hendriansyah, yang dikenal sebagai Kaji Beky, menambahkan bahwa dukungan dari Gus Iqdam dan Jemaah Sabilu Taubah menjadi kunci kesuksesan mereka. “Alhamdulillah, kemenangan ini juga berkat dukungan dari Gus Iqdam dan Jemaah Sabilu Taubah,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, pasangan Rijanto-Beky berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Blitar. Kemenangan mereka dirayakan dengan pesta kembang api sebagai simbol keberhasilan tim pemenangan yang telah bekerja keras.