Momen haru menyelimuti penutupan Kongres VI PDIP yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center, Sabtu (2/8/2025). Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menitikkan air mata saat Hasto Kristiyanto tiba di tengah pidatonya. Hasto baru saja memperoleh amnesti dari Presiden Prabowo Subianto dan resmi bebas dari Rutan KPK sehari sebelumnya.

____________________

Tepat pukul 15.41 Wita, Hasto memasuki ballroom kongres. Tanpa banyak kata, ia naik ke panggung, menghampiri Megawati, memberi hormat, mencium tangan, dan memeluknya. Megawati pun tak kuasa menahan tangis. Ia menghentikan pidatonya, menggenggam tangan Hasto, dan menyeka air mata dengan tisu.

“Kebenaran akan menang. Harus teguh, harus setia. Itulah anugerah dari Allah SWT kepada manusia,” ucap Megawati dengan suara bergetar. Sorak semangat dari para kader pun menggema. “Megawati siapa yang punya!” seru mereka serentak, memberi dukungan emosional.

Sebelum menyampaikan pidato politiknya, Megawati terlebih dahulu meminta peserta kongres menundukkan kepala, mendoakan Kwik Kian Gie, ekonom senior yang wafat pada 28 Juli 2025 dalam usia 90 tahun.

“Beliau ikut saya sejak masa PDI. Meski tak lagi aktif, kami tetap berkomunikasi soal ekonomi. Semoga Pak Kwik diterima dengan baik oleh Allah SWT. Doa kami menyertai perjalananmu ke alam keabadian,” tutur Megawati seperti dilansir laman PDIP Jatim.

Pidato Politik Megawati dan Arah Strategis PDIP

Pidato Megawati menjadi agenda utama di hari kedua Kongres VI. Ia menegaskan pentingnya soliditas internal partai dan menyampaikan bahwa PDIP akan terus berdiri sebagai partai ideologis yang memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Ibu Ketum menyampaikan arahan yang menjadi dasar keputusan strategis partai ke depan,” ujar Deddy Sitorus, Ketua DPP PDIP.

Arahan Megawati juga dibahas dalam rapat pleno komisi yang terbagi dalam tiga komite: politik, organisasi, dan program kerja. Hasilnya akan menjadi pedoman kader di periode mendatang.

Struktur Lengkap DPP PDIP 2025-2030

Dalam kongres tersebut, Megawati juga melantik 37 pengurus baru DPP PDIP periode 2025–2030. Pelantikan digelar secara langsung di atas panggung utama, disertai pengambilan sumpah jabatan.

Nama-nama penting yang dilantik di antaranya:

  • Ketua Umum & Sekjen: Megawati Soekarnoputri

  • Ketua Bidang Politik: Puan Maharani

  • Ketua Bidang Pemerintahan: Ganjar Pranowo

  • Ketua Bidang Perekonomian: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

  • Ketua Bidang Pendidikan: Puti Guntur Soekarno

  • Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Tri Rismaharini

  • Ketua Bidang Luar Negeri: Ahmad Basarah

  • Ketua Bidang Hukum & HAM: Yasonna Laoly

Pengurus asal Jawa Timur juga mendominasi, seperti Said Abdullah, Djarot Saiful Hidayat, Azwar Anas, dan Risma.

Kongres VI PDIP ini dihadiri oleh 3.106 peserta dari jajaran DPP, DPD, hingga DPC se-Indonesia, dan dipandang sebagai tonggak penting arah partai menjelang kontestasi politik nasional mendatang.