Tak banyak yang tahu. Bung Karno, Proklamator sekaligus Presiden pertama Republik Indonesia, memiliki seorang putri dari pernikahannya dengan Ratna Sari Dewi Soekarno, wanita asal Jepang yang bernama asli Naoko Nemoto. Putri itu bernama Karina Kartika Sari Dewi Soekarno.
_______________
Nama Kartika kembali mencuat setelah pada 15 September 2025 lalu, ia berziarah ke makam sang ayah di Kota Blitar. Momen nyekar itu menjadi istimewa karena untuk pertama kalinya dalam 55 tahun terakhir, ia menginjakkan kaki di pusara Bung Karno. Foto-fotonya bahkan diunggah oleh Pemkot Blitar.

Diolah dari berbagai sumber, Kartika diketahui lahir di Tokyo, Jepang, pada 11 Maret 1967. Sejak kecil ia tumbuh di luar negeri, menghabiskan masa remaja di Paris, Prancis, dan menempuh pendidikan di Swiss. Sebelum terjun ke dunia sosial, Kartika sempat menjadi wartawan televisi di Tokyo.
Kehidupan pribadinya pun sempat jadi sorotan. Pada 2005, Kartika menikah dengan Frits Frederik Seegers, seorang bankir asal Belanda yang kala itu menjabat Presiden Citibank Eropa. Dari pernikahan ini lahirlah seorang putra, Frederik Kiran Sukarno Seegers. Namun kebersamaan mereka berakhir duka setelah Frits meninggal dunia pada 2021.
Meski jauh dari Indonesia, Kartika menunjukkan kepeduliannya pada tanah air ayahnya. Ia mendirikan Kartika Soekarno Foundation (KSF) di Amsterdam, Belanda. Yayasan itu berfokus pada pendidikan dasar, kebudayaan, dan kesejahteraan ibu serta anak di Indonesia. Melalui KSF, Kartika aktif menggalang dana dan menggulirkan program-program sosial bagi generasi penerus bangsa.
Dalam kunjungannya ke Blitar, Kartika tak sekadar menunaikan kewajiban sebagai anak. Ia juga menyampaikan pesan penuh keprihatinan terhadap kondisi Indonesia saat ini. Ia berharap para pemimpin negeri lebih berpihak kepada rakyat, sesuai dengan cita-cita Bung Karno.
Kehadiran Kartika menjadi penanda bahwa meski lama tinggal di luar negeri, hubungan batinnya dengan tanah tempat ayahnya dimakamkan tetap terjalin kuat.***



Tinggalkan Balasan