Jajaran Pemerintah Kota Blitar menggencarkan patroli untuk menjaga anak-anak dari aktivitas keluyuran malam. Melalui tim “AKSI BERLIAN” (Ajak Sinau Bersama Lindungi Anak Kota Blitar), tim gabungan menyisir sejumlah titik keramaian pada Kamis malam (30/10/2025).
_____________________
Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Dindin Alinurdin, A.P., memimpin langsung operasi tersebut. Dindin, yang mewakili Wali Kota Blitar, bergerak bersama Kepala Dinas P3AP2KB, Mujianto, S.Sos., M.Si., dan tim lintas instansi.
Patroli ini melibatkan berbagai unsur. Mulai dari Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Camat, hingga pengurus PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat). Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar juga ikut mendukung gerakan ini dengan menurunkan Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Habibur Rohman.
Gerakan Aksi Berlian mengusung pesan utama: “Sudah jam 10 malam? Saatnya anak-anak istirahat di rumah!” Tim secara aktif mengingatkan masyarakat agar anak-anak usia sekolah tidak lagi beraktivitas di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB.
Tujuannya jelas. Pemerintah ingin mendorong anak-anak agar belajar efektif dan fokus menuntut ilmu. Selain itu, memastikan mereka mendapat istirahat optimal demi pertumbuhan fisik serta mental yang sehat, sehingga dapat tumbuh bahagia dalam lingkungan keluarga yang aman.
Tim gabungan juga mengimbau para pemilik usaha, seperti kafe dan angkringan, agar ikut berperan aktif. Mereka diminta mengingatkan anak-anak usia sekolah untuk pulang sebelum jam larut malam. Tim juga mendorong para orang tua untuk meningkatkan pengawasan saat anak mereka keluar malam.
Dalam patroli tersebut, tim gabungan menyisir sejumlah titik yang kerap menjadi pusat aktivitas remaja. Patroli bergerak ke Café Loji Ningsuh (Jl. Patimura), Café Havana (Jl. Ahmad Yani), dan Café Timbal (Jl. Sultan Agung). Tim juga menyambangi De Classe dan Koneksi Kopi (Jl. TGP), serta Angkringan Mbah Jono (Jl. Sumatra) dan beberapa lokasi lainnya.
Pendekatan Persuasif
Di setiap lokasi, tim menyapa masyarakat dan pelaku usaha dengan pendekatan persuasif. Mereka memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga anak-anak agar tidak terpapar lingkungan berisiko pada malam hari.
Secara umum, patroli berlangsung tertib dan kondusif. Tim tidak menemukan pelanggaran serius. Meski begitu, tim masih menjumpai beberapa remaja yang berada di luar rumah pada jam larut. Tim langsung memberikan imbauan dengan cara yang ramah dan edukatif.
Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Blitar, Habibur Rohman, menyampaikan bahwa partisipasi instansinya merupakan bentuk kepedulian. “Ini adalah tanggung jawab moral kami dalam membina generasi muda,” ujarnya.
Dia menambahkan, Patroli Aksi Berlian menjadi bukti nyata kolaborasi lintas instansi. “Semua bekerja sama mewujudkan Kota Blitar sebagai Kota Ramah Anak, di mana setiap anak terlindungi haknya untuk belajar, beristirahat, dan tumbuh bahagia,” tandasnya.***



Tinggalkan Balasan