Pemerintah mencatat 483.648 pelamar lolos seleksi administrasi untuk 35.476 formasi SDM Koperasi Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.
Minat masyarakat terhadap program ekonomi desa bentukan pemerintah membludak. Dari total 639.732 pendaftar, sebanyak 483.648 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi dalam rekrutmen Sumber Daya Manusia (SDM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kini, ratusan ribu peserta itu memasuki tahap berikutnya: Tes Kompetensi berbasis Computer Assisted Test (CAT) yang digelar serentak mulai 3 hingga 12 Mei 2026 di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia.
Program rekrutmen nasional ini membuka 35.476 formasi, terdiri dari 30.000 posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih serta 5.476 pegawai Kampung Nelayan Merah Putih.
Menteri Koordinator Bidang Pangan selaku Pengarah Panitia Seleksi Nasional, Zulkifli Hasan, menyebut agenda tersebut sebagai investasi SDM desa terbesar yang pernah dilakukan pemerintah.
“Ini merupakan investasi sumber daya manusia terbesar di desa yang pernah dilakukan negara. Generasi muda benar-benar diberi kesempatan membangun desa, menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru, dan memotong rantai distribusi yang panjang,” kata Zulkifli Hasan dalam siaran pers, Senin (4/5/2026).
Dikawal Ketat, Tanpa Titipan
Zulkifli menegaskan proses seleksi akan dikawal ketat untuk memastikan seluruh tahapan berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas Korupsi, Kolusi, serta Nepotisme (KKN).
Menurutnya, besarnya skala rekrutmen membuat integritas proses seleksi menjadi taruhan utama keberhasilan program.
“Panitia Seleksi Nasional akan mengawal secara ketat pelaksanaan pengadaan SDM ini dengan tetap menjamin proses berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan bebas KKN,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan peserta agar waspada terhadap segala bentuk penipuan yang menjanjikan kelulusan.
“Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya, tidak ada jalur khusus, dan tidak ada pihak yang bisa menjamin kelulusan,” ujarnya.
Ada Tes Ideologi dan Kesehatan
Setelah tes kompetensi, peserta yang lolos masih harus menjalani seleksi tambahan, meliputi:
- Tes Mental Ideologi
- Pemeriksaan kesehatan
- Seleksi akhir nasional
- Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 7 Juli 2026.
Peserta yang lolos nantinya akan mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran Komponen Cadangan serta pelatihan manajerial sesuai bidang tugas sebelum diterjunkan ke lapangan.
Langkah ini menunjukkan pemerintah tidak hanya merekrut tenaga kerja, tetapi sedang menyiapkan manajer-manajer ekonomi desa yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak koperasi dan pembangunan kawasan pesisir.
Pemerintah meminta masyarakat hanya merujuk pada kanal informasi resmi Panitia Seleksi Nasional untuk menghindari hoaks maupun modus penipuan yang memanfaatkan tingginya antusiasme publik terhadap program ini. ***



Tinggalkan Balasan