SURABAYA, iNiBlitar.com — Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyoroti kelambatan pembangunan Jalan Pantai Selatan (Pansela) atau Jalur Lingkar Selatan (JLS) di Jawa Timur, yang telah berlangsung selama 23 tahun.

“Pembangunan Jalur Pansela wilayah Jatim perlu terus didorong, sebagai solusi untuk menghilangkan disparitas antara kawasan utara dan selatan Jatim yang memang timpang saat ini,” ujar LaNyalla dikutip dari laman Barometer Jatim, Rabu (17/42024).

Menurut LaNyalla, dari dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), hanya sekitar 350 kilometer jalan yang telah dibangun, mencapai sekitar 55-60 persen dari target yang telah ditetapkan. Dalam pandangannya, percepatan pembangunan JLS yang menghubungkan delapan kabupaten di Jatim diperlukan, terutama karena potensi ekonomi yang bisa dihadirkannya bagi wilayah selatan Jatim.