Anggapan bahwa paspor Indonesia lemah untuk bepergian ke luar negeri dibantah oleh pengalaman CEO Populix, Timothy Astandu. Ia berhasil menjelajahi 197 negara berdaulat menggunakan paspor Indonesia dan resmi mencatatkan namanya dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Timothy menjadi orang Indonesia pertama yang berhasil mengunjungi seluruh 197 negara berdaulat dengan menggunakan paspor Indonesia. Rekor tersebut diraih setelah ia menginjakkan kaki di Brasil pada Mei 2026, yang menjadi negara terakhir dalam misinya keliling dunia.

Atas pencapaian tersebut, Timothy menerima piagam penghargaan dari pendiri MURI, Jaya Suprana, dalam seremoni yang berlangsung di Gedung Jaya Suprana Institute, Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 26 Juli 2026. Ia hadir didampingi istri dan sang ibu.

“Secara khusus saya mengajak ibu saya untuk menerima penghargaan dari MURI,” kata Timothy dalam keterangan resmi, dikutip Ahad (2/8/2026).

Sang Ibu Jadi Inspirasi Menjelajah Dunia

Timothy mengungkapkan bahwa kecintaannya terhadap dunia perjalanan berawal dari sang ibu. Sejak masih berusia satu tahun, ia sudah diajak melakukan perjalanan ke Jerman.

Hobi menjelajah itu terus berlanjut hingga dewasa. Sang ibu bahkan berhasil mengunjungi 87 negara sebelum akhirnya menghentikan perjalanan karena faktor usia.

Timothy Sebut Paspor Indonesia Punya Keunggulan Diplomatik

Menurut alumnus Universitas Oxford dan Universitas Cambridge tersebut, banyak anggapan keliru mengenai kekuatan paspor Indonesia.

Ia menilai paspor Indonesia justru memiliki keunggulan diplomatik karena posisi Indonesia yang relatif netral dalam hubungan internasional, termasuk sejarah sebagai salah satu pelopor Gerakan Non-Blok.

Timothy mengatakan tidak ada negara yang secara khusus memblokir pemegang paspor Indonesia. Bahkan, dalam pengalamannya, paspor Indonesia dapat digunakan untuk mengakses sejumlah negara yang dikenal memiliki kebijakan masuk cukup ketat bagi warga negara tertentu.

Beberapa negara yang pernah ia kunjungi antara lain Korea Utara, Afghanistan, Rusia, hingga Suriah.

Sebelum menerima penghargaan dari MURI, Timothy juga telah memperoleh pengakuan dari tiga organisasi perjalanan internasional, yakni Travelers’ Century Club, NomadMania, dan Most Traveled People.

Selesai Keliling Dunia, Kini Bidik Seluruh Provinsi Indonesia

Menariknya, Timothy menyelesaikan misi menjelajahi 197 negara di tengah kesibukannya sebagai CEO Populix.

Ia mengaku kerap memanfaatkan akhir pekan untuk bepergian. Biasanya ia berangkat pada Jumat malam dan kembali ke Indonesia pada Minggu sore sehingga tidak mengganggu aktivitas profesionalnya.

Pengalaman berdialog dengan masyarakat di berbagai belahan dunia juga menjadi salah satu inspirasi lahirnya Populix sebagai perusahaan riset berbasis data.

Setelah menuntaskan perjalanan keliling dunia, Timothy kini membidik target baru, yakni mengunjungi seluruh provinsi di Indonesia.

Saat ini, ia hanya menyisakan enam provinsi hasil pemekaran di wilayah Papua yang belum dikunjungi.

Selain itu, Timothy juga menargetkan menjadi orang Indonesia pertama yang pernah terbang menggunakan 200 merek maskapai penerbangan berbeda di dunia. “Saya juga masih perlu menaiki sekitar delapan maskapai lagi. Harapannya kedua capaian tersebut bisa saya tuntaskan di akhir tahun nanti,” ujarnya.