Wida Nurfaida, Direktur Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga, menyoroti pentingnya jalan Pansela sebagai akses ke destinasi wisata di pesisir pantai Banten serta kawasan pariwisata Tanjung Lesung.

Proyek juga mencakup pembangunan dan pemeliharaan jalan di ruas Pansela di Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Pembangunan jembatan dan perawatan jalan di jalur ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas dan kenyamanan bagi pelancong yang ingin menikmati keindahan alam dan budaya Indonesia.

Di Jawa Timur, alokasi dana sekitar Rp97 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan dan jembatan sepanjang 3,4 km di ruas Panggul-Sendangbiru–Jarit-Puger hingga Glenmore. Sedangkan, di Jawa Barat, pekerjaan lanjutan termasuk penggantian Jembatan Cibareno (Cs) dan Cilangla (Cs) serta perbaikan jalan dan jembatan lainnya.

Jalan Pansela tidak hanya menjadi infrastruktur penting, tetapi juga membuka pintu bagi industri pariwisata di kawasan-kawasan yang dilaluinya, memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Di tahun ini, BBPJN Jatim – Bali, Direktorat Jenderal Bina Marga, akan melanjutkan penanganan jalan dan jembatan di sepanjang jalur Pansela di beberapa kabupaten, menandakan komitmen penuh pemerintah dalam mewujudkan visi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.