Ada banyak pertimbangan suatu tempat layak disebut destinasi tujuan MICE skala internasional. Hal tersebut merujuk pada faktor akomodasi, infrastruktur, aksesibilitas, hingga daya tarik wisata yang memadai di daerah tersebut.

Melihat faktor-faktor tersebut, tentunya banyak daerah di Indonesia layak menjadi destinasi tujuan MICE internasional. Mengingat, Indonesia memiliki fasilitas penginapan, transportasi, hingga gedung pertemuan berstandar internasional yang komplet.

Namun, tantangan utama saat ini adalah menemukan pemimpin yang tepat untuk merealisasikan visi besar ini. “Kita membutuhkan seorang wali kota yang bersemangat untuk menggerakkan warga kota mengejar kemajuan dan meraih kesetaraan dengan kota-kota besar lainnya,” tambah Upi.

Salah satu figur yang menarik perhatian adalah Hengky Kurniawan, yang memiliki pengalaman sebagai pemimpin di Bandung Barat, Jawa Barat, dan pemahaman mendalam tentang dinamika kota wisata. Hengky diharapkan dapat membawa Kota Blitar menuju masa depan yang lebih maju.

“Dalam konteks politik modern, pemahaman tentang media sosial menjadi kunci penting. Generasi muda atau Gen Z memiliki pengaruh besar dalam dinamika politik, seperti yang terlihat dalam pemilu sebelumnya. Blitar perlu memiliki strategi yang cerdas untuk berinteraksi dengan generasi ini,” jelas Upi.

Pilkada 2024 yang akan dilaksanakan pada November 2024, akan menjadi momentum penting bagi Kota Blitar untuk menetapkan visi jangka panjang yang jelas. Selain mengatasi tantangan infrastruktur dan ekonomi, pemilihan kepala daerah kali ini juga menjadi ujian bagi Blitar dalam menghadapi dinamika politik dan sosial yang semakin kompleks.