BLITAR, iNiBlitar.com – Memasuki bulan Muharam, yang dikenal sebagai bulan anak yatim, LMI (Lembaga Manajemen Infaq) bekerja sama dengan BSMI (Bulan Sabit Merah Indonesia) menyelenggarakan kegiatan khitan massal bagi anak yatim dan dhuafa di Blitar, Jawa Timur, pada Minggu (08/07/2024). Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya LMI dan BSMI untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan anak-anak kurang mampu.

Dalam kegiatan ini, LMI dan BSMI melibatkan tenaga medis profesional untuk memastikan proses khitan berjalan aman dan nyaman. Sofia Dewi, Manajer Perwakilan LMI Area Blitar, menyatakan bahwa program ini ditujukan bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang terkendala masalah ekonomi. “Kami berharap program ini dapat membantu para orang tua dan wali yatim dalam melaksanakan khitan bagi anak-anaknya. Terlebih, ini adalah bulan Muharam, bulannya anak-anak yatim,” ujar Sofia.

Khitan atau sunat adalah kewajiban dalam Islam yang memiliki banyak manfaat kesehatan, di antaranya mencegah infeksi saluran kemih dan mengurangi risiko demam pada anak. Oleh karena itu, LMI dan BSMI berupaya memberikan layanan khitan gratis kepada mereka yang membutuhkan. Menurut Sofia, kegiatan khitan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga membentuk generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan pemberani.

“Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar tanpa ada kendala berarti. Setiap tindakan medis pasti memiliki efek samping, namun kami berharap efek yang ditimbulkan tidak signifikan dan anak-anak bisa segera pulih,” tambah Sofia.

Kegiatan khitan ini dilaksanakan di Klinik Pratama Rahmat Medika. Sebanyak 9 anak yatim dan dhuafa menjadi penerima manfaat dari program ini, yang dilaksanakan pada 7 Juli 2024 bertepatan dengan 1 Muharam 1446 H. Para peserta khitan mendapatkan penanganan medis yang baik dan didampingi oleh tenaga medis berpengalaman untuk memastikan proses berjalan lancar.