Sebuah video yang menampilkan pengakuan dua perempuan peserta aksi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Dalam video tersebut, keduanya mengaku menerima uang saku Rp100 ribu dan sebuah wajan setelah mengikuti kegiatan tersebut.

Pengakuan itu kemudian menjadi perbincangan luas di platform X setelah diunggah dan dikomentari sejumlah pengguna media sosial, salah satunya akun @ardisatriawan pada Senin (22/6/2026).

“Ibu Desi sama Ibu Yuyun ini polos sekaliiiii. Ngomong di depan kamera kalau dibayar 100 ribu. Terus ke media nasional pula,” tulis akun tersebut sambil menyertakan potongan video dari Tribun X.

Dari wawancara tersebut terungkapĀ  keduanya juga dapat panci, buah dan susu. Keduanya mendukung MBG karena memiliki lima anak. “Anak saya banyak. Jadi senang kalau ada MBG,” kata Desi dikutipĀ  dari tayangan video tersebut.

Unggahan itu telah ditonton puluhan ribu kali dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Sebagian menyoroti pengakuan peserta yang dinilai terlalu terbuka menyampaikan adanya uang saku, sementara sebagian lainnya mempertanyakan mekanisme mobilisasi massa dalam kegiatan tersebut.

Dalam percakapan yang viral, akun @ardisatriawan bahkan berseloroh bahwa koordinator kegiatan seharusnya memberikan arahan kepada peserta saat menghadapi wawancara media.

“Next time koordinatornya: kalau ada yang nanya atau wawancara, jangan bilang dikasih duit atau lainnya ya,” tulisnya.

Komentar serupa bermunculan dari sejumlah pengguna media sosial. Ada yang menilai pemberian uang transport atau uang saku merupakan hal yang lazim dalam berbagai kegiatan massa, sementara lainnya mempertanyakan etika praktik tersebut ketika dikaitkan dengan dukungan terhadap suatu program pemerintah.

Perdebatan juga berkembang ke isu yang lebih luas mengenai mobilisasi peserta dalam kegiatan publik dan transparansi penyelenggara dalam menjelaskan bentuk fasilitas yang diberikan kepada peserta.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak penyelenggara terkait viralnya pengakuan peserta yang menyebut menerima uang saku Rp100 ribu dan sebuah wajan setelah mengikuti kegiatan dukungan terhadap program MBG.

Video tersebut masih menjadi perbincangan hangat di media sosial dengan berbagai interpretasi dan komentar dari publik.***