
BLITAR, iNIBlitar.com – Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar 2024 mulai memanas dengan munculnya sejumlah tokoh kuat. Salah satu pasangan yang digadang-gadang adalah Bambang Rianto dengan Sekretaris DPC PDIP Kota Blitar Bayu Setyo Kuncoro.
Kabar ini mencuat setelah beredarnya foto surat undangan berkop DPD PDIP Jawa Timur. Surat yang ditandatangani Ketua DPD PDIP Said Abdullah dan Sekretaris Sri Untari Bisowarno itu mengundang DPC PDIP Kota Blitar, Bambang Rianto, dan Bayu Setyo Kuncoro untuk hadir di Sekretariat DPD PDIP di Jalan Kendangsari Industri No 57 pada Selasa (30/7/2024) pukul 09.00 WIB. Undangan tersebut berkaitan dengan penyerahan surat rekomendasi Pasangan Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk Pilkada serentak 2024.

Menurut Said Abdullah, hingga saat ini, ada 14 bakal calon kepala daerah yang dipastikan akan diusung PDIP dalam Pilkada kabupaten-kota di Jawa Timur. “Sampai hari ini sudah ada 14 kabupaten-kota yang DPD pastikan kirim ke DPP Partai untuk menerima SK Rekomendasi agar dapat kami usung sebagai kepala daerah dari PDI Perjuangan. Insya Allah, jumlah ini bisa segera bertambah menjadi 17 daerah,” ungkapnya seperti dikutip dari laman PDIP Jatim.
Ketua Banggar DPR RI itu juga menyebutkan bahwa berdasarkan survei dari berbagai lembaga, tokoh-tokoh yang diusung PDIP memiliki elektabilitas tinggi, sekitar 40-60 persen. “Kami konfiden terhadap kemenangan kami,” ujarnya.
Dalam Pilkada serentak yang akan digelar November 2024, Said Abdullah yakin PDIP akan meraih hasil gemilang di Jawa Timur. PDIP telah memperkuat infrastruktur partainya dan mendapatkan dukungan dari aliansi partai-partai yang memiliki semangat dan optimisme yang sama. “Kawan-kawan yang beraliansi dengan PDI Perjuangan ini memiliki semangat yang sama, optimis untuk mewujudkan kemenangan,” tambahnya.
Optimisme ini juga didukung oleh kepercayaan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para tokoh, kyai, dan pemilih milenial serta gen-z. “Insya Allah, dengan restu dari masyarakat, semua calon dari PDI Perjuangan bisa diterima para tokoh, kyai, dan pemangku daerah, juga pemilih milenial serta gen-z. Kami optimis bisa menang pada kontestasi Pilkada kali ini,” kata Said Abdullah.
Ia juga menambahkan bahwa PDIP berupaya agar kader Banteng di beberapa daerah dapat menjadi bakal calon wakil kepala daerah. Namun, di beberapa daerah seperti Tuban dan Pacitan, PDIP hanya menjadi partai pendukung. “Kami hanya sebagai partai pendukung saja, karena itu adalah realitas politik yang tidak bisa dihindari,” jelasnya.



Tinggalkan Balasan