Ada pemandangan rutin yang meneduhkan di Masjid Baiturrahman, kompleks Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Blitar, setiap Rabu siang. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) sejenak meninggalkan meja kerja mereka untuk bersama-sama mengikuti program “Doa Duriah Kubro” (Dzuhur Istiqomah Berjamaah dan Kuliah Bimbingan Rohani).
________________
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni ibadah. Lebih dari itu, ia menjadi jurus jitu Kemenag Kota Blitar untuk menempa mental dan menjaga spiritualitas para pegawainya agar tetap berintegritas dan istiqamah.
Dalam sesi pencerahan terbaru, narasumber Astutik, S.Pd., mengingatkan bahwa kebaikan tidak harus selalu dalam bentuk yang besar. Ia mendorong para ASN untuk memulai dari hal yang paling sederhana. “Senyum yang tulus kepada rekan kerja adalah bentuk sedekah dan wujud dari hati yang ikhlas,” pesannya. Menurutnya, kebaikan-kebaikan kecil yang konsisten akan menciptakan ekosistem kerja yang sehat dan penuh berkah.
Pesan tersebut selaras dengan visi Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar, Dr. H. Muhammad Kanzul Fathon, S.Ag., M.Pd.I. Ia menegaskan, Doa Duriah Kubro adalah upaya strategis untuk pembinaan karakter.
“Kita ingin para ASN tidak hanya disiplin dalam bekerja, tetapi juga istiqamah dalam beribadah,” ujar Kanzul Fathon dalam arahannya.
Ia menekankan adanya korelasi kuat antara spiritualitas dan kinerja. Menurutnya, nilai-nilai rohani harus menjadi fondasi utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Pelayanan publik yang baik adalah cerminan dari keimanan dan keikhlasan kita dalam bekerja,” tegasnya.
Momentum ini, lanjut Kanzul Fathon, juga dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan mengokohkan semangat kebersamaan. Sekaligus menjadi ajang penguatan budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai Moderasi Beragama.
Pada akhirnya, Kemenag Kota Blitar terus berkomitmen mencetak ASN yang tidak hanya profesional, tetapi juga berjiwa spiritual tinggi. Sebuah ikhtiar untuk menghadirkan pelayanan publik yang ramah, religius, dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat luas.***



Tinggalkan Balasan