Tulisan itu akhirnya menyimpulkan, “Pembaca yang budiman, tahukah pembaca mengapa Sukarno memiliki sifat‐sifat yang luar‐biasa itu? Karena Sukarno bukanlah orang Indonesia asli. Itulah sebabnya. Dia adalah anak yang tidak sah dari seorang tuan kebun dari perkebunan kopi yang mengadakan hubungan gelap dengan seorang buruh perempuan Bumiputera, kemudian menyerahkan anak itu kepada orang lain sebagai anak‐angkat. “Sayang! Satu‐satunya saksi untuk bersumpah kepada bapakku yang sesungguhnya dan untuk menjadi saksi bahwa aku dilahirkan oleh ibuku yang sebenarnya bukan oleh pekerja di perkebunan kopi sudah sejak lama meninggal.
Melalui generasi demi generasi darah Indonesia sudah bercampur dengan orang India, Arab, Polynesia asli dan sudah barang tentu dengan orang Tionghoa. Pada dasarnya kami adalah suku bangsa rumpun Melayu. Dari kata asal Ma timbul kata‐kata Manila, Madagaskar, Malaya, Madura, Maori, Himalaja. Nenek moyang kami berpindah‐pindah di sepanjang daerah Asia, menetap di tigaribu pulau yang kemudian menjadi orang Bali, Jawa, Aceh, Ambon, Sumatra dan seterusnya.


Tinggalkan Balasan