Ketua Tanfidziyah, Habib Bawafi menyambut baik silaturahmi ini. Menurut dia, mengundang dan mengumpulkan pengurus-pengurus NU setelah shalat Ashar tidaklah mudah karena mayoritas pengurus mengasuh Madrasah Diniyah. “Tapi alhamdulillah, hari ini kita menunjukkan kekompakan, seperti ada magnet persaudaraan. Pengurus-pengurus PCNU Kota Blitar kompak hadir sore ini.” turutnya.

Habib Bawafi menjelaskan, NU dan Muhammadiyah sejatinya memiliki tujuan yang sama, yaitu dakwah Islam dan sosial kemasyarakatan. Pun berazas yang sama, UUD 1945 dan Pancasila. “Maka sudah sepatutnya jika NU dan Muhammadiyah menjalin sinergitas untuk memajukan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tandasnya.
Rais Syuriah PCNU KH Muhtar Lubby menuturkan hubungan di tingkat pemuda antara NU-Muhammadiyah pernah terjalin erat. Menurut dia, dahulu terdapat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), gabungan antara Pemuda Anshar dan Pemuda Muhammadiyah yang bernama Jagad Bersinar. Kata “Jagad” mewakili NU dan kata “Bersinar” mewakili Muhammadiyah.“Saya kira perkumpulan positif itu bisa digiatkan kembali sebagai bentuk sinergitas Pemuda Anshor dan Pemuda Muhammadiyah.” terangnya.
Muhtar Lubby menegaskan bahwa Muhammadiyah dan NU memiliki peranan yang sangat penting dalam berdakwah, utamanya di Kota Blitar. “Mari kita saling bahu membahu dan kuatkan sinergitas mewujudkan misi dakwah itu, sehingga Kota Blitar semakin islami,” imbuh pria yang akrab disapa Gus Lubby itu.



Tinggalkan Balasan