Pada Minggu pagi, anggota keluarga kelompok tani akan mengikuti jalan sehat bersama. Setelah panen raya pada Minggu pagi, juga akan ada sesi pembuatan film dokumenter Budaya Methik Padi.

“Adat Budaya Methik bertujuan untuk melestarikan budaya leluhur bangsa Indonesia. Methik merupakan wujud syukur petani karena berhasil panen,” imbuh Rozik, yang juga menjabat sebagai Sekretaris PDM Kota Blitar.
Dia menegaskan bahwa keberhasilan acara ini tidak hanya berasal dari Kelompok Tani, tetapi juga dari partisipasi masyarakat sekitar, dinas terkait, dan komunitas TRB Creative. “Harapannya, acara adat kebudayaan seperti ini akan tetap eksis di Kota Blitar dengan kemasan yang menyesuaikan zaman. Regenerasi kita perlu menu edukasi yang lebih komplit tentang kebudayaan kita,” tandasnya.
Ketua Komunitas TRb Dhimas Driessen mengatakan pola tanam padi sehat ini adalah cara mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk kimia. TRb berperan sebagai mentor petani dalam pembuatan pupuk padat organik, pupuk NPK cair dan pengendali hama nabati. ”Dengan langkah ini, kita melestarikan bumi tanpa penggunaan racun dalam pertanian,” kata Dhimas yang juga hadir dalam panen padi sehat pada hari Rabu, 29 Mei 2024.
Panen raya ini bukan hanya sekadar perayaan seremonial, tetapi juga bukti keberhasilan metode budidaya ramah lingkungan yang diterapkan oleh petani di Kelurahan Klampok. Program Pola Tanam Padi Sehat ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain untuk mengadopsi metode serupa demi keberlanjutan pertanian yang sehat dan produktif.



Tinggalkan Balasan