
BLITAR, iNiBlitar.com – Prof. Dr. Muhammad Sirajuddin Syamsuddin, MA, atau yang lebih dikenal sebagai Din Syamsuddin, akan menjadi pembicara utama dalam pengajian akbar yang digelar oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kepanjen Kidul, Kota Blitar pada 28 Juli 2024. Pengajian ini bertempat di Masjid At Taqwa, Jalan Cokroaminoto, Kota Blitar, dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1446 Hijriah.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Blitar, Lukiarto SKM, menyatakan bahwa seluruh warga Muhammadiyah Kota Blitar diharapkan dapat memeriahkan kegiatan tersebut. “Pak Din akan mengisi pengajian dalam rangka Tahun Baru Islam 1446 Hijriah. Panitia sudah menyiapkan sarapan gratis bagi yang hadir di Masjid At Taqwa. Hadir dan ikuti pengajian. Pak Din yang akan menjadi pembicara,” ungkapnya saat dihubungi Rabu (24/7/2024).
Ketua Pimpinan Daerah Tapak Suci 065, Ali Wahono, mengungkapkan bahwa Tapak Suci dimintai bantuan panitia untuk mengawal Din Syamsuddin selama berada di Blitar. “Kami juga mengerahkan anggota dan siswa Tapak Suci untuk turut serta menyukseskan acara ini,” ujar Ali Wahono.
Profil Din Syamsuddin
Diolah dari berbagai sumber, Din Syamsuddin menempuh pendidikan dasar dan menengah di madrasah Ibtidaiyah dan tsanawiyah Nahdhatul Ulama (NU) Sumbawa Besar. Pada tahun 1975, ia melanjutkan pendidikan di Pondok Pesantren Darussalam Gontor, Jawa Timur, sebelum melanjutkan studi di IAIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, dan meraih gelar Sarjana Muda serta Drs. Kemudian, ia melanjutkan studi pascasarjana di University of California, Los Angeles (UCLA), Amerika Serikat, hingga meraih gelar MA dan Ph.D.
Sejak muda, Din aktif di berbagai organisasi, mulai dari Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) hingga Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Pemuda Muhammadiyah. Karier organisasinya terus berkembang hingga ia dipercaya memimpin Muhammadiyah dan Majelis Ulama Indonesia. Din juga aktif di forum-forum perdamaian dunia, seperti World Peace Forum dan Asian Committee on Religions for Peace.
Sebagai seorang cendekiawan muslim yang berdedikasi, Din Syamsuddin dikenal dengan pendekatan kepemimpinan yang akomodatif-rekonsiliatif. Selama menjabat sebagai Ketua Umum Muhammadiyah, ia berusaha meredam ketegangan antar pemeluk agama dan mencari solusi damai dalam berbagai konflik. Din juga menekankan pentingnya nilai-nilai Islam seperti keadilan, kebenaran, dan persamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.



Tinggalkan Balasan