Keunikan lain dari warung ini adalah pelayan yang merupakan abang-abang bule. Pengunjung dapat menikmati sajian Indomie sambil melihat kapal-kapal yang berlalu lalang di kanal, sebuah pemandangan yang jarang ditemui. “Pengalaman makan Indomie di sini benar-benar berbeda dan memberikan rasa yang istimewa,” ujar salah seorang pengunjung.
Harga satu porsi Indomie di warung ini adalah sekitar 5,5 Euro atau setara dengan Rp 97.500. Meski harganya cukup tinggi dibandingkan di Indonesia, hal ini tidak menyurutkan minat pengunjung. Banyak yang rela mengantre demi menikmati mie instan favorit dengan suasana yang berbeda.
“Responnya luar biasa. Banyak orang yang penasaran dan ingin mencoba Indomie di sini. Bahkan ada yang datang jauh-jauh hanya untuk merasakan pengalaman ini,” jelas Kris, seorang kontributor media @uit.indo.Warung Indomie juga menjadi topik hangat di media sosial. Banyak netizen membagikan pengalaman mereka, membuat tempat ini semakin populer. Pejabat dan selebriti Indonesia pun turut mengomentari dan mendukung keberadaan warung ini. Keberhasilan Warung Indomie ini membuktikan bahwa makanan sederhana seperti Indomie bisa memiliki daya tarik luar biasa di luar negeri, terutama di kalangan masyarakat yang merindukan cita rasa kampung halaman.
Bagi yang berada di Amsterdam atau merencanakan perjalanan ke Belanda, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi warung unik ini. Nikmati seporsi Indomie sambil menikmati pemandangan indah kota Amsterdam dan rasakan nostalgia Indonesia di tengah Eropa.
Warung ini buka dari hari Rabu hingga Minggu, mulai pukul 18:00 hingga larut malam, dengan pesanan terakhir pada pukul 22:30. Pada hari Rabu, warung ini khusus menyajikan makanan ringan dan warung kontainer Warmindo (Warung Makan Indomie).



Tinggalkan Balasan