Arema FC akan menjalani laga kandang di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar, Senin (12/8/2024) pukul 15.30 WIB. Foto:PSSI

BLITAR, iNiBlitar.com – Laga pembuka Liga 1 yang mempertemukan Arema FC dengan Dewa United, dijadwalkan berlangsung di Stadion Soeprijadi, Kota Blitar, pada Senin (12/8/2024) pukul 15.30 WIB. Pertandingan ini memicu Pemerintah Kota Blitar untuk mengambil langkah antisipatif berupa kebijakan pembelajaran daring bagi siswa SD dan SMP di wilayah tersebut pada hari pertandingan.

Kebijakan ini tercantum dalam surat imbauan Dinas Pendidikan Kota Blitar dengan nomor 400.3.10/316/410.101.32/2024, yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan, Dindin Alinurdin AP, pada Jumat (9/8/2024). Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring sebagai bagian dari praktik digitalisasi pembelajaran, serta untuk memaksimalkan penggunaan akun belajar.id bagi guru dan siswa.

Guru-guru diminta tetap melaksanakan pembelajaran sesuai jadwal yang berlaku menggunakan aplikasi e-learning. Namun, durasi jam pelajaran disesuaikan agar proses belajar mengajar dapat diselesaikan lebih awal, yaitu pukul 12.00 WIB. Pengawasan dan pelaporan pelaksanaan pembelajaran daring ini menjadi tanggung jawab kepala sekolah dan pengawas, yang harus melaporkannya kepada Dinas Pendidikan Kota Blitar.

Stadion Soeprijadi, yang kini menjadi homebase Arema FC, menjadi sorotan dengan adanya laga besar ini. Kebijakan pembelajaran daring yang diterapkan Pemkot Blitar merupakan langkah preventif untuk menjaga ketertiban dan keamanan, mengingat adanya potensi kerusuhan antarsuporter.

Sementara itu, Staf Media Officer Arema FC, Toby Himawan, enggan berkomentar mengenai persiapan pertandingan Arema FC vs Dewa United di Blitar. Saat dihubungi melalui WhatsApp, Toby menyatakan bahwa urusan terkait persiapan pengamanan dan hal lainnya bukan dalam kewenangannya untuk disampaikan. “Bukan saya mas yang menjawab itu,” tulisnya singkat saat diminta memberikan keterangan.