Dahnil Anzar Simanjuntak baru saja menerima amanah besar dari Presiden Prabowo Subianto. Senin sore (8/9/2025), ia resmi dilantik di Istana Merdeka Jakarta sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah. Namun alih-alih langsung pulang dengan mobil dinas, Dahnil memilih moda transportasi rakyat: kereta api.

_____________

Dalam unggahan di media sosial, Dahnil membagikan momen kepulangannya dengan latar gerbong dan suara khas rel besi. Gesturnya yang santai seakan ingin menunjukkan sisi lain dari seorang pejabat baru: sederhana, dekat dengan publik, dan tidak gengsi naik transportasi umum.

Respons netizen pun langsung beragam. Ada yang memberi selamat dan mendoakan agar Dahnil sukses menjalankan amanah baru. “Selamat sudah dilantik jadi wakil menteri. Semoga pelaksanaan haji makin baik, adil, dan tertib,” tulis akun @nyak_ih_meutuah.

Ada juga yang menambahkan sentuhan humor. “Naik mobil pakai plupp plupp tot tot lebih cepet bang,” canda akun @sastrotingkir.

Ucapan selamat mengalir deras dari berbagai penjuru. Dari mereka yang sekadar menuliskan doa singkat, sampai yang menyelipkan kebanggaan daerah asal. “Bang Wamen, bangga, jaga marwah Binjai bang,” komentar akun @MuhibbinHabaib0 dikutip Selasa (9/9/2025).

Namun tidak semua komentar bernada pujian. Beberapa netizen justru mengkritisi gaya komunikasi Dahnil di media sosial. “Gesture yang bagus, Pak. Tapi saran saya, hal seperti ini tidak usah masuk medsos. Kesannya bisa jadi berbeda,” tulis akun @WIDI5H.

Nada sinis juga muncul. “Kagak sia-sia jadi penjilat akhirnya dapat jabatan juga ya bro,” sindir akun @iwan_ikur.

Meski begitu, arus besar percakapan digital tetap menunjukkan sorot mata publik tertuju pada Dahnil. Ada yang melihatnya sebagai simbol kesederhanaan pejabat baru, ada pula yang menilainya sekadar pencitraan.

Satu hal yang jelas, keputusan Dahnil pulang naik kereta api pasca pelantikan menambah babak baru dalam perjalanan politiknya. Seorang mantan aktivis yang kini berada di lingkaran inti kekuasaan, mencoba merawat narasi sederhana di tengah jabatan tinggi negara.