Suasana SMAN 3 Jakarta mendadak beda, Senin (10/11). Pagi itu, ruang kelas XII MIPA 4 kedatangan ‘guru’ istimewa. Bukan guru biasa, melainkan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang “turun gunung” langsung ke papan tulis.
________________
“Selamat pagi teman-teman semua,” sapa Purbaya, yang disambut jawaban “Pagi, Pak!” serentak. Pria yang baru menjabat 2 bulan 2 hari itu pun langsung to the point.
“Saya disuruh ngajar di kelas ini. Tapi saya enggak tahu mau ngajar apa,” gurau Purbaya dilihat dari tayangan akun Youtube IDX Channel, Selasa (11/11/2025).
Aksi Purbaya ini adalah bagian dari program Kemenkeu Mengajar 10 yang digelar serentak se-Indonesia. Para petinggi Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ramai-ramai blusukan ke sekolah untuk membagikan ilmu pengelolaan uang negara.
Di depan para siswa, Purbaya blak-blakan soal alasannya repot-repot datang ke sekolah. Tujuannya tak lain agar generasi muda melek anggaran negara.
“Saya mengajar tentang APBN ke murid-murid SMA,” ujarnya di sela-sela kegiatan. “Supaya mereka ngerti betul apa peran pemerintah di ekonomi dan enggak asal protes aja,” sentilnya.
Materi yang dibawakan pun kelas berat: mulai dari perjalanan ekonomi Indonesia melalui berbagai krisis, hingga kebijakan fiskal dan moneter. Namun, Purbaya kaget sekaligus kagum dengan respons para siswa.
Alih-alih tegang, diskusi justru berlangsung alot dan interaktif. Para siswa aktif bertanya seputar isu-isu hangat di masyarakat.
“Kesan-kesan saya, murid-muridnya amat kreatif, amat inovatif. Di kelas enggak diam aja ketika saya buka kesempatan tanya jawab,” puji Purbaya. “Diskusinya berlangsung amat menarik. Ini bagus sekali, menandakan generasi muda kita potensinya amat baik.”
Aksi “dadakan” ini ternyata bukan hanya dilakukan Purbaya. Program bertajuk “Dari Kami, Untuk Negeri” ini juga menurunkan Wamenkeu Suahasil Nazara yang mengajar di SRMA 33 Tangerang Selatan, dan Wamenkeu Thomas Djiwandono di SMAN 6 Jakarta Selatan.
Misi mereka seragam: membumikan APBN #UangKita kepada generasi Z agar mereka paham ke mana perginya uang pajak.
Usai sesi di kelas, Purbaya tak bisa langsung kabur. Puluhan siswa dan guru langsung “menyerbu” sang menteri untuk foto bersama. Suasana riuh rendah.
“Pak, foto Pak!” teriak para siswa.
“Nanti foto di luar ya,” jawab Purbaya.
Meski jadwalnya padat—terdengar celetukan “Bapaknya ngejar pesawat!”—Purbaya tetap meladeni permintaan foto bersama di lapangan sekolah.
“Ayo, 1, 2, 3… Jempol! Jempol!” seru Purbaya, memandu gaya foto bersama sebelum akhirnya pamit.



Tinggalkan Balasan