Kesempatan kedua kini terbuka lebar bagi anak-anak yang sempat terhenti melanjutkan sekolah. SMA Muhammadiyah 1 Blitar resmi membuka program khusus penerimaan siswa putus sekolah untuk tahun ajaran 2025/2026. Program ini menyasar lulusan SMP atau MTs yang tidak sempat melanjutkan ke jenjang SMA karena alasan ekonomi, sosial, maupun keluarga.

________________

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Blitar, Arinal Aziz, S.Pd., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian sekolah terhadap pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan. “Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak yang sempat tertinggal. Ini bukan sekadar penerimaan siswa baru, tapi bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (25/7/2025).

Adapun sasaran dari program ini adalah anak-anak lulusan SMP atau MTs yang sempat berhenti sekolah selama 1 hingga 3 tahun terakhir. Sekolah menyediakan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari pendampingan belajar secara intensif, lingkungan belajar yang kondusif untuk memulihkan semangat belajar, hingga keringanan biaya pendidikan sesuai ketentuan.

“Banyak dari mereka yang sebenarnya cerdas, tapi karena situasi ekonomi atau masalah keluarga, mereka terpaksa berhenti. Kami ingin membuka harapan baru,” tambah Arinal.

Pendaftaran program ini dibuka hingga Agustus 2025. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh langsung di kantor Tata Usaha SMA Muhammadiyah 1 Blitar pada jam kerja, pukul 07.00–14.00 WIB. Masyarakat juga bisa menghubungi panitia melalui nomor 0896-9370-0022.

Sekolah juga mengajak masyarakat, tokoh masyarakat, serta para orang tua dan wali murid untuk turut menyebarluaskan informasi ini. Harapannya, tak ada lagi anak-anak di Blitar dan sekitarnya yang harus menyerah pada pendidikan karena keterbatasan.

“Jangan ragu. Mari bantu anak-anak kita kembali ke bangku sekolah. Sampaikan pada mereka, harapan itu masih ada,” pungkas Arinal.