Situasi Memprihatinkan di Gaza

Menurut Kementerian Kesehatan wilayah Gubernuran Khan Yunis, Gaza, Israel baru-baru ini melancarkan serangan di bagian selatan wilayah tersebut, yang menewaskan lebih dari 70 orang dan melukai hampir 290 lainnya. Sebelumnya, kementerian tersebut juga melaporkan bahwa 20 orang gugur dan 90 orang terluka akibat serangan di wilayah Al Mawasi.

Jumlah korban gugur dalam serangan brutal Israel terhadap warga dan pengungsi di lingkungan Al Mawasi di Gubernuran Khan Yunis mencapai lebih dari 71 orang, dengan 289 lainnya terluka. Serangan tersebut menargetkan kepala militer gerakan Palestina Hamas, Mohammed Deif, dan komandan salah satu unit Hamas, Rafia Salam, yang dikabarkan tewas dalam serangan tersebut.

Sekitar 60 jenazah ditemukan di bawah reruntuhan di Shujaiya, setelah militer Israel menyatakan operasi di wilayah tersebut telah selesai. Meningkatnya pertempuran, pemboman, dan pengungsian di distrik timur Shujaiya terjadi ketika pembicaraan diadakan di mediator Qatar menuju kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera.

Menurut perkiraan Kementerian Kesehatan wilayah kantong Palestina, jumlah korban gugur di Jalur Gaza telah mencapai 38.400 orang sejak Oktober 2023, dengan 88.400 lainnya terluka. Di tengah situasi inilah lima aktivis NU berkunjung ke Israel untuk menemui presiden negara Zionis tersebut.