Tim pengawasan yang terdiri dari anggota Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan Kota Blitar sebelum memulai pengawasan hari pertama masuk sekolah, Senin (15/7/2024). Tampak Ketua Dewan Pendidikan Kota Blitar Damanhuri (jas merah, tengah) berdampingan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar Dindin Alinurdin AP (seragam ASN, tengah).

BLITAR, iNiBlitar.com — Dewan Pendidikan Kota Blitar bersama tim dari Dinas Pendidikan Kota Blitar melaksanakan pemantauan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di berbagai sekolah. Mereka mengunjungi 24 sekolah dari tingkat TK, SD, hingga SMP di Kota Blitar untuk memastikan kegiatan MPLS berjalan lancar tanpa insiden bullying serta diisi dengan materi nilai-nilai religius, nasionalis, dan budaya.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Blitar, Damanhuri, menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan memastikan tidak ada kasus bullying selama MPLS dan memastikan kegiatan diisi dengan materi yang relevan. “Pemantauan ini kami lakukan untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan MPLS berjalan lancar tanpa ada insiden bullying. Selain itu, kami juga ingin melihat apakah materi yang diberikan kepada siswa mencakup aspek-aspek religius, nasionalis, dan budaya,” ujarnya pada Kamis (18/7/2024).

Menurut Damanhuri, pemantauan dilakukan sejak Senin hingga Rabu (15-17/7/2024). Dewan Pendidikan membagi tugas menjadi tiga kelompok yang mendampingi tim monitoring dari Dinas Pendidikan Kota Blitar. Setiap tim terdiri dari dua anggota Dewan Pendidikan didampingi oleh pejabat teras dan staf Dinas Pendidikan.

“Salah satu tugas kami adalah memberikan masukan kepada wali kota mengenai kekurangan yang ditemui dalam pelaksanaan pendidikan di Kota Blitar,” tambah Damanhuri.

Pada hari pertama pelaksanaan MPLS, tim monitoring I melakukan inspeksi mendadak ke TK Lab UM, SDN 2 Kepanjenlor, dan SMPN 1 Kota Blitar. Tim II mengawasi kegiatan di TKN 1 Sananwetan, SDN I Bendogerit, dan SMPN 8 Blitar. Sementara itu, tim III memantau TKN Blitar, SDN Blitar, dan SMPK Yos Sudarso.