Museum PETA Kota Blitar. Foto:Pemkot Blitar

BLITAR, kota kecil di Jawa Timur, dikenal memiliki kekayaan sejarah dan budaya. Salah satu warisan yang memukau adalah lirik lagu Blitar Kawentar yang diciptakan musisi kerocong asal Solo, Jawa Tengah, almarhum Andjar Any. Andjar Any berhasil memasukkan unsur sejarah, patriotisme, religi dan sekaligus nasionalisme. Lagu ini tidak hanya menggambarkan keindahan kota, tetapi juga menyoroti sejarah penting dan tokoh-tokoh berpengaruh yang berasal dari sana.

Lirik Lagu Blitar Kawentar

Blitar kutho cilik sing kawentar; Edipeni Gunung Kelud sing ngayomi; Blitar zaman Jepang nate gempar; Peta berontak sing dipimpin Supriyadi; Blitar nyimpen awune sang notho; Majapahit ning Candi Panataran; Blitar nyimpen layone Bung Karno; Proklamator lan presiden kang kapisan;

Ono crito jare Patih Gadjah Mada; Ingkang bisa nyawijikne nuswantoro; Lan ugo Bung Karno sing kondang kaloko; Eneng tlatah Blitar lahir cilik mula; Ora mokal Blitar dadi kembang lambe; Ora mokal akeh sing podho nyatakne; Yen ta geni murup akeh semangate; Yen ta banyu nukulake patriote.

Terjemahan

Blitar kota kecil yang terkenal; Elok indah Gunung Kelud yang menaungi; Blitar pada masa penjajahan Jepang pernah gempar;Peta memberontak dipimpin Supriyadi; Blitar menyimpan abu raja; Majapahit di Candi Panataran; Blitar juga menyimpan jasad Bung Karno

Proklamator dan presiden pertama; Ada cerita katanya Patih Gadjah Mada; Yang bisa mempersatukan nusantara; Dan Bung Karno yang terkenal; Di daerah Blitar pula mereka lahir dan tumbuh besar; Tak heran Blitar selalu jadi bahan pembicaraan; Tak heran banyak yang selalu menyebut; Jika itu api menyala semangatnya; Jika air memunculkan patriotnya.

Keindahan dan Makna

Lirik lagu Blitar Kawentar memberikan gambaran mendalam tentang kota indah ini. Mulai dari Gunung Kelud yang gagah hingga sejarah pemberontakan PETA yang dipimpin oleh Supriyadi. Setiap lirik lagu ini mengajak untuk merenungi peristiwa penting yang terjadi di Blitar.

Selain itu, lagu ini juga menyebutkan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Bung Karno dan Patih Gadjah Mada, yang memiliki ikatan kuat dengan Blitar. Bung Karno, proklamator dan presiden pertama Indonesia, dimakamkan di Blitar, menjadikan kota ini sebagai tempat bersejarah yang penting bagi bangsa Indonesia.

Kesimpulan

Lagu ini bukan sekadar lagu, tetapi berisi apresiasi terhadap sejarah dan keindahan kota Blitar. Artikel ini bertujuan untuk menggali lebih dalam kekayaan warisan budaya dan sejarah kota Blitar. Melalui lirik lagu Blitar Kawentar ini, para pembaca dapat lebih memahami dan menghargai keunikan Blitar, serta terinspirasi untuk menyelami keindahan dan sejarah yang ditawarkan oleh kota yang berada di kaki Gunung Kelud ini.