Soekarmini dan Sukarno (berdiri) bersama ibu mereka, Ida Ayu Nyoman Rai Srimben. Perihal Sukarno lahir tahun 1902 dikonfirmasi oleh data kelahiran Soekarmini, yang disampaikan langsung oleh kakak Sukarno tersebut. FOTO: SS Samudra Fakta

JAKARTA, iNiBlitar.com — Fakta bahwa Sukarno lahir pada 6 Juni 1902 terungkap, meskipun catatan sejarah arus utama mencatat kelahirannya pada 6 Juni 1901. Hal ini didukung oleh pernyataan kakaknya, Soekarmini, dan tesis dari tujuh profesor serta doktor yang meneliti fakta tersebut.

Solichin Salam dalam buku Bung Karno Putera Sang Fajar yang diterbitkan pada 1966 oleh Gunung Agung, Jakarta, mengungkap bahwa Sukarno lahir tahun 1902. Buku tersebut juga menyatakan Soekarmini lahir pada 13 Maret 1899 di Surabaya, bukan di Bali seperti yang umum diketahui.

Sejarah arus utama mencatat Soekarmini lahir pada 29 Maret 1898 di Buleleng, Bali. Namun, dalam wawancara dengan Solichin Salam pada 1966, Soekarmini mengklarifikasi bahwa ia lahir pada 29 Maret 1899, bukan 1898.

Soekeni, dalam buku Solichin Salam, tercatat sebagai guru pembantu di Tweede Klasse School di Surabaya sejak 8 Agustus 1898 hingga November/Desember 1901. Selama tinggal di Surabaya inilah Soekarmini lahir pada 13 Maret 1899.

Bung Karno sendiri merestui penulisan biografi tersebut. Sukarno, menurut Solichin, memberikan petunjuk langsung melalui serangkaian wawancara khusus. Solichin Salam seperti dilansir laman Samudra Fakta menulis, “Buku ini bukanlah biografi lengkap Bung Karno, melainkan kompilasi dari sejarah perjuangan Bung Karno sejak muda hingga sekarang.”