Keterangan Sejarawan dan Dokumentasi

Sejarawan Jombang, Binhad Nurrohmat, melalui akun YouTube Treteg Ploso, menyatakan Soekeni pindah dari Bali ke Jawa Timur sekitar Juli-Agustus 1898. Mereka pindah dari Bali ke Surabaya ketika usia pernikahan mereka baru 13-14 bulan.

Soekeni, seorang priyayi Jawa dan guru pribumi lulusan Kweekschool di Probolinggo, meninggalkan Bali menuju Surabaya setelah dimutasi sebagai guru pembantu di Tweede Klasse School. Berdasarkan beslit resmi, Soekeni bekerja di Bali sebagai guru pembantu sejak 10 Oktober 1891 hingga 8 Agustus 1898, kemudian di Surabaya sejak 8 Agustus 1898 hingga November-Desember 1901. Soekarmini lahir di Surabaya pada 13 Maret 1899.

Pengamat sejarah dari Surabaya, Kuncarsono Prasetyo, menyatakan selisih usia Soekarmini dan Sukarno adalah tiga tahun. Jika Soekarmini lahir pada 1899, maka Sukarno lahir pada 1902.