Konfirmasi 7 Profesor
Kelahiran Sukarno pada tahun 1902 juga dijelaskan dalam buku Ida Ayu Nyoman Rai, Ibu Bangsa yang ditulis oleh Prof. Dr. Tadjoer Rizal Baiduri bersama enam profesor dan doktor lainnya. Buku ini diterbitkan oleh Kemang Studio Aksara pada 2012.
Pada Bab IV buku tersebut, Prof. Tadjoer menjabarkan dokumen pribadi Soekeni berupa tulisan tangan terkait kelahiran putra keduanya, Kusno. Soekeni menuliskan bahwa Kusno lahir pada 6 Juni 1902.
Dokumen tersebut menguatkan bahwa Sukarno dilahirkan di Ploso Jombang, di mana pada 6 Juni 1902 Soekeni sedang bertugas di Ploso, Jawa Timur. Soekeni menjalankan tugasnya sebagai mantri guru di Ploso berdasarkan beslit atau Surat Keputusan (SK) No. 16232 tanggal 28 Desember 1901 yang ditandatangani Direktur Pendidikan, Peribadatan, dan Kerajinan Pemerintah Hindia Belanda. Dalam SK tersebut, Soekeni diangkat sebagai Mantri Guru di Sekolah Ongko Loro di Ploso, Surabaya.
Pada zaman Belanda, Ploso merupakan ibu kota Kawedanan dalam Residensi Surabaya. Dalam buku tersebut juga dituliskan bahwa pada 12 Mei 1902, keluar beslit yang menetapkan gaji Soekeni menjadi 50 gulden. Soekeni bertugas di Ploso dari 1901 sampai 1907.
Dengan mengungkap fakta-fakta ini, harapan untuk memahami sejarah lebih akurat semakin terbuka lebar. Fakta-fakta ini memperkuat bukti bahwa Sukarno lahir pada 6 Juni 1902 di Ploso, Jawa Timur.



Tinggalkan Balasan